Jahe merupakan salah satu tanaman obat dengan klaim khasiat paling banyak. Tak heran jika berbagai produk obat tradisional menggunakannya sebagai salah satu bahan utamanya. Berbeda dengan varietas Jahe Gajah (Z.officinale var. Offici-nale) dengan rasa kurang pedas atau varietas Jahe Kuning (Z.officinale var. amarum) yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur.
Jahe Merah (Z. officinale var. rubrum) memiliki ukuran rimpang yang paling kecil bila dibandingkan dengan 2 jenis jahe tsb. Kandungan Minyak Atsiri dan kandungan komponen lain Jahe Merah paling tinggi dengan rasa yang paling pedas.
Bersifat panas pada tingkat kedua, lembab pada tingkat pertama. Bisa menghangatkan tubuh, menyuburkan kandungan, mengatasi gangguan pencernaan dengan cara membantu proses pencernaan dengan cara melunakkan makanan didalam lambung dan menghancurkan sisa makanan yang lengket (hal ini bisa terjadi karena Jahe mengandung 2 enzim pencernaan yang penting. Pertama, protease yang berfungsi memecah protein. Kedua, lipase yang berfungsi memecah lemak. Kedua enzim ini membantu tubuh mencerna dan menyerap makanan).
Jahe juga mengobati masuk angin, menggugah gairah, meningkatkan kemampuan seksual dan mengentalkan mani. Mengatasi angin duduk didalam usus dan lambung, melancarkan peredaran darah, melonggarkan pernafasan bagi penderita sesak nafas/asma serta mengencerkan dahak. Secara umum sangatlah baik bagi lambung dan liver yang kedinginan dan menolak bahaya makanan yang dingin dan kasar.
Perhatian: Tidak Dianjurkan Bagi Penderita Penderita Penyakit Lambung Akut
Jahe Merah (Z. officinale var. rubrum) memiliki ukuran rimpang yang paling kecil bila dibandingkan dengan 2 jenis jahe tsb. Kandungan Minyak Atsiri dan kandungan komponen lain Jahe Merah paling tinggi dengan rasa yang paling pedas.
Bersifat panas pada tingkat kedua, lembab pada tingkat pertama. Bisa menghangatkan tubuh, menyuburkan kandungan, mengatasi gangguan pencernaan dengan cara membantu proses pencernaan dengan cara melunakkan makanan didalam lambung dan menghancurkan sisa makanan yang lengket (hal ini bisa terjadi karena Jahe mengandung 2 enzim pencernaan yang penting. Pertama, protease yang berfungsi memecah protein. Kedua, lipase yang berfungsi memecah lemak. Kedua enzim ini membantu tubuh mencerna dan menyerap makanan).
Jahe juga mengobati masuk angin, menggugah gairah, meningkatkan kemampuan seksual dan mengentalkan mani. Mengatasi angin duduk didalam usus dan lambung, melancarkan peredaran darah, melonggarkan pernafasan bagi penderita sesak nafas/asma serta mengencerkan dahak. Secara umum sangatlah baik bagi lambung dan liver yang kedinginan dan menolak bahaya makanan yang dingin dan kasar.
Perhatian: Tidak Dianjurkan Bagi Penderita Penderita Penyakit Lambung Akut
